Jurnalikanews- Pendidikan memberikan kemungkinan pada siswa untuk memperoleh kesempatan, harapan, dan pengetahuan agar dapat hidup secara lebih baik. Besarnya kesempatan dan harapan sangat bergantung pada kualitas pendidikan yang ditempuh. Perlu diingat bahwa pendidikan menjadi barometer penting untuk melihat kemajuan suatu bangsa, begitu pula halnya dengan di Indonesia. Kualitas pendidikan harus tetap diutamakan.

Dalam menyukseskan pendidikan banyak hal yang harus di perhatikan, diantaranya kebijakan pemerintah yang memihak kepada masyarakat, anggaran dana pendidikan direalisasikan, visi & misi pendidikan yang jelas, peningkatan profesionalisme guru, sarana dan prasarana yang memadai, serta kurikulum yang matang dan mudah diakses oleh seluruh pelaksana pendidikan di berbagai satuan pendidikan (Mida, 2013 : 110).

Dari beberapa hal di atas, dalam proses pendidikan, kurikulum memiliki peran sangat penting yang berpengaruh terhadap keberhasilan pendidikan nasional. Ibarat tubuh, kurikulum merupakan jantungnya pendidikan. Seperti kita ketahui bahwa jantung merupakan organ penting dalam tubuh kita yang sangat berperan dalam kelangsungan hidup manusia, begitu pula halnya kurikulum. Kurikulum merupakan suatu sistem program pembelajaran untuk mencapai tujuan institusional pada lembaga pendidikan, sehingga kurikulum memegang peranan penting dalam mewujudkan sekolah yang bermutu/ berkualitas. Selain itu, kurikulum juga memegang kedudukan kunci dalam sebuah pendidikan, sebab kurikulum berkaitan dengan penentuan arah, isi dan proses pendidikan, yang pada akhirnya menentukan macam dan kualifikasi lulusan (output) suatu lembaga pendidikan. Oleh karena itu, kurikulum harus selalu disusun dan disempurnakan sesuai dengan perkembangan zaman.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa adanya perubahan kurikulum tidak lain adalah untuk mengantarkan pendidikan ke arah yang lebih baik. Semakin maju peradaban suatu bangsa, maka semakin berat pula tantangan yang dihadapinya. Oleh karena itu untuk menghadapi tantangan yang akan menimpa dunia pendidikan kita, ketegasan kurikulum dan implementasinya sangat dibutuhkan untuk membenahi kinerja pendidikan yang jauh tertinggal dengan negara-negara maju di dunia. Kurikulum memang jantung nya pendidikan, namun ia tidak bisa berjalan tanpa peran guru di dalamnya. Sebagus apapun kurikulum, tanpa adanya peran guru yang profesional maka itu semua akan sia-sia.

Akhir – akhir ini banyak sekali perdebatan yang bertebaran tentang kurikulum saat ini. Mereka beranggapan bahwa kurikulum yang diimlementasikan di berbagai sekolah pada saat ini masih membingungkan dan terkesan tergesa-gesa dalam penetapannya. Namun saya yakin, sejatinya kurikulum saat ini tidaklah memberatkan, tetapi meringankan peserta didik dalam memahami pelajaran. Saya harap kurikulum di Indonesia mampu menyalakan api semangat perjuangan anak bangsa untuk terus menyongsong masa depan. Karena di tangan mereka lah kemajuan bangsa kita, INDONESIA. –oleh : encumjunayah-

 

Bagikan melalui: