Jurnalikanews– Setiap insan yang dilahirkan di dunia memiliki kemampuan alami yang dapat diterapkan pada suatu media pengembang diri. Kemampuan antara satu orang dengan yang lain memiliki tingkat yang berbeda pada salah satu sisi akan tetapi dapat dikatakan memiliki tingkat yang sama besar pada sisi yang secara alamiah sudah menjadi bakat. Belum tentu seseorang dapat melakukan suatu hal abstrak dengan sukses dalam sekali percobaan, akan tetapi hal tersebut tidak berlaku pada seluruh orang di dunia. Manusia akan terlihat sangat andal ketika melakukan sesuatu yang abstrak yang memang merupakan bagian dari bakat yang dimilikinya dan tidak semua manusia dapat melakukan dengan signifikansi kemampuan yang sama terhadap sesuatu yang abstrak tersebut.

          Kemampuan atau bakat alami akan mulai terlihat pada para generasi muda yang memang masih dalam tahap berkembang. Generasi ini yang dapat dikatakan masih anak-anak akan memvisualkan satu-persatu kemampuan yang dimilikinya dengan cara mereka sendiri. Dari hal inilah yang membuat inisiasi bakat dari anak terhadap dunia luar tidak dapat diketahui secara langsung. Beberapa anak akan memilih diam dan melakukan kemampuannya tanpa sepengetahuan orang lain. Mereka merasa nyaman apabila sesuatu hal yang dapat dilakukannya yang membuat dirinya senang hanya diketahui oleh dirinya dan tidak ada satupun orang lain yang dapat melihatnya sekalipun itu orang tua. Kondisi ini yang membuat kemampuan seorang anak tidak dapat berkembang walaupun sebenarnya anak tersebut memiliki potensi yang sangat besar.

          Bakat anak sangat penting untuk diketahui karena bakat akan berperan sebagi indikator atau patokan kemana anak tersebut akan memilih jalan hidupnya. Memang tidak semua anak memiliki kepribadian yang tertutup, akan tetapi beberapa sumber potensi besar justru berasal dari seseorang yang berkepribadian tertutup. Apabila hal tersebut dapat dipecahkan maka bukan tidak mungkin anak dengan kepribadian semacam ini akan dapat menjadi seseorang yang sukses di masa mendatang dan dengan demikian perlakuan deteksi bakat terhadap anak dengan kepribadian tertutup perlu dilakukan.

          Metode untuk mengetahui bakat terhadap anak yang memiliki kepribadian yang tertutup adalah dimulai dengan cara membuka pemikiran yang tertutup tersesbut. Anak akan merasa canggung apabila mereka ingin menyampaikan kemampuan yang mereka miliki. Mereka cenderung merasa takut apabila hal yang dilakukan tidak berharga dan tidak mendapatkan apresiasi. Reward, penghargaan, ataupun apresiasi merupakan salah satu cara agar anak mau membuka sesuatu hal yang membuat mereka canggung. Melakukan reward ataupun penghargaan terhadap anak akan membuat mereka bangga dan percaya diri dan secara langsung akan mengantarkan mereka untuk berani bereksplorasi lebih. Ketika mereka mulai berani bereksplorasi maka mereka akan mulai berani untuk menceritakan atau bahkan memamerkan sesuatu hal yang dapat membuat mereka senang tersebut atau yang dapat dikatakan sebagai bakat alami.

          Di masa yang akan datang, anak dengan potensi besar akan terus berkembang dan akan menjadi modal besar bagi kualitas hidupnya. Hal tersebut dikarenakan anak dengan bakat dan potensi yang besar akan mampu memilih dan menentukan tujuannya hidupnya tak terkecuali dalam pemilihan profesi dan pekerjaan yang akan diambil. Seseorang akan lebih produktif ketika memiliki pekerjaan yang sesuai dengan bakat yang dimilikinya. Dengan demikian mengetahui bakat anak akan sangat mempengaruhi kualitas hidupnya dan juga sebagai penentu dari kualitas hidup itu sendiri.-Adhitya Saiful Hanif

Bagikan melalui:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

[+] kaskus emoticons