k

JurnalikaNews- PSM Suvarna Gita kembali mengadakan konser tahunan-nya yang ke-4 dengan tema Merah Putih.(15/12) Konser ini diadakan di Aula Politeknik AKA Bogor pada pukul 18.00 WIB. Acara dibuka dengan sambutan oleh Dr. Herawati, M.Si selaku pendiri PSM Suvarna Gita. Pada tahun ini, Suvarna Gita mempersembahkan 12 lagu dengan 3 sesi. Terdapat tiga lagu persembahan, lagu pertama dibawakan oleh Ibnu Hajar dan Adit dengan judul lagu Kejora milik Lesti.  Pada sesi pertama, seluruh anggota yang turut serta erupakan mahasiswa tingkat 1, 2, dan 3, dilanjut sesi 2 yang dibawakan oleh anggota tingkat 3.

Acara ini juga dimeriahkan dengan adanya doorprize yang diundi melalui nomor yang terdapat pada tiket yang dimiliki tiap penonton. Pada penghujung acara, ditutup dengan dua lagu persembahan yaitu Regy Reynaldi dengan lagu one Moment In Time yang merupakan permintaan langsung dari Ibu Dr. Herawati, M.Si, salah satu Civitas Akademik yang datang. Lagu persembahan kedua merupakan lagu berjudul Manusia Kuat yang dibawakan oleh Yudha Azmi yang kemudian diikuti oleh anggota paduan suara yang lain.

Pada tahun ini, konser dipandu oleh Fariza Putri Nadhilah dan Ferdi Anas selaku MC. Terdapat perbedaan konser ini dengan tahun sebelumnya yaitu seluruh anggota dapat ikut andil dalam penampilan paduan suara. Bagi Ibnu Hajar, ketua pelaksana konser Suvarna Gita yang ke-4, tidaklah mengenakkan jika hanya sebagian anggota yang turut serta dalam penampilan paduan suara, karena seluruh anggota sebenarnya dapat ikut serta meskipun memegang amanah untuk melakukan tugas sesuai bagian masing-masing. “Pokoknya semua harus tampil nyanyi” tuturnya. Hanya saja hal ini menyebabkan penjagaan meja tiket kurang kondusif.

Ibnu Hajar juga menuturkan kendala dari acara ini adalah mencari waktu yang tepat, karena dengan padatnya kegiatan di AKA akan cukup sulit untuk menjadwalkan suatu acara maupun latihan rutinnya. “Harapannya semoga tahun depan acaranya  terlaksana dengan lebih baik, dan penontonnya se excited  ini” tambahnya.

Jurnalika turut melakukan wawancara kepada beberapa penonton terkait acara ini, “Bagusan tahun kemarin, suaranya kurang lepas tahun ini. Dominan suara laki-laki dibanding perempuan.” Tutur Indhira mahasiswa PLI tingkat 2 yang juga pernah menonton konser Suvarna Gita pada tahun sebelumnya. “Udah cukup bagus, kelihatan progresnya lebih baik dari tahun lalu, dekoran bagusan tahun ini, tapi aura nya tapi kurang, mungkin pemilihan lagunya kurang” tutur Atha, perwakilan DPM yang turut hadir dalam konser.(ANR/ANS)

Bagikan melalui:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

[+] kaskus emoticons