IDN timesJurnalika News- perang perdebatan politik kian ramai, kadang kala menjadi pemanis dan juga menjadi pembosan para penikmatnya, banyak yang menggunakan untuk berbagai kesempatan dan hal sampai dengan menggunakan untuk saling melecehkan dan saling menghina satu sama lain, berkali-kali di ingatkan bahwa berbeda pilihan dan selera itu wajar dalam bernegara, bahkan kini tampaknya serangan multimedia dan social media mewarnai dengan berbagai cara. Jangan sampai salah sasaran, berniat memberi nasihat berdalih dengan banyak opsi tapi tak ingat konsekuensi dan posisi. Untuk saya mengerti dinamika politik adalah , tapi tidak untuk memecah belah pihak. Bahkan dengan politik yuk kita kawal Indonesia menjadi lebih baik.

elhira technologiesBerikut tips untuk menjaga Indonesia melalui sosial media :

  1. Gunakan searah antara jari dan social media

Jangan gunakan social media untuk menghujat baik petahana ataupun oposisi, gunakan social media untuk berbagi tips-tips yang anda sukai misalnya saja tentang tips menulis, tips memasak dan tips-tips yang memberi kemanfaatan dan tidak memicu banyak pertanyaan.

2. Hindari mendapat informasi yang tidak utuh

Iinformasi yang tidak utuh sebaiknya jangan disebarkan secara langsung, selain berakibat fatal, juga sangat beresiko, mulailah untuk mengkonfirmasi secara utuh, jika menyebabkan banyak kontroversi silahkan jangan disebarkan, jangan dibuat insta story. hindari dan mempublikasi mengambil potongan ataupun cuplikan video yang tidak lengkap yang tidal diketahui sumbernya. hal ini bisa saja berita hoax ataupun berita yang belum di uji kebenarannya. Budayakan membaca informasi secara untuh.

3. Penilaian dengan dua sisi

Suatu hal dapat dilihat dari dua sisi, hal ini yang perlu kita terapkan, ketika menggunakan dua sisi yang berbeda kita tidak akan memandang hanya segi baik ataupun buruknya saja, parahnya warga kita lebih senang instant tanpa membaca dan menilai,parahnya kemudian mereka ikut memberikan koment pedas yang menimbulkan banyak kegaduhan.cobalah menjadi netizen yang cerdas dalam memilih topik menilai dari kedua sisi negative dan positif nya. Hal ini akan menggurangi kita memecahbelah pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh ulah dan perkara yang kita lakukan.

4. Hargai perbedaan

Harmoni tidak terbentuk dari satu nada saja, perbedaan akan lebih memperkuat umat, jangan karena beda pilihan kepala negara, kita jadi tak bertetangga. Pesan Maulana habib Muhammad luthfi bin Ali bin Hasyim, beliau berkata “jangan mencemooh, menjelekkan dan menjatuhkan. Tinggal memilih saja siapa saja yang dianggap baik untuk bangsa dan umat” yuh, cerdas memilih dan memilah, jangan korbankan persatuan dan bangsa kita.

    Aku, memulai menjaga ibu pertiwi dengan cara-cara diatas, Kamu kapan? menjaga ibu pertiwi di mulai dengan handphone kamu dan sosial media kamu. gunakan dengan bijak, tidak ada yang bercita-cita negerinya digerogoti bangsa sendiri, di bodohi dan dijajah bangsanya sendiri. Jika profesi netizen masih trus ingin kamu sanding jadilah netizen dengan kualitas tinggi supaya tidak memperkeruh dan mengotori ibu pertiwi. Aku tidak rela sosial medi kita menjadi salah satu yang mengancam persatuan indonesia. mulailah dengan hal kecil, menjadi netizen yang cerdas kenapa tidak bisa ?

Mala Isni Azizah, Lahir dijambi 25 Juni 1998, berhijrah ke kota mendoan dan tengah menyelesaikan program s1-Nya di IAIN Purwokerto, banyumas jawa tengah Indonesia. Penulis memiliki hobby traveling. Penulis dapat dihubungi melalui aku Instagram:  zizah_faa dan facebook: Mala Isni Azizah. Tak lupa boleh juga kok berkirim email menggunakan alamat berikut: Malaisni27@gmail.com . selamat berkenalan

Bagikan melalui: