Jurnalikanews– Parade Teater ini merupakan kali ke 8 yang diselenggarakan oleh Keluarga Teater Kampus Bogor atau biasa disingkat PTK(21/4). Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dimeriahi oleh berbagai komunitas maupun organisasi teater di Bogor. Tema yang dipilih adalah Meretas Realisme Milenial, karena dianggap banyaknya hal-hal yang janggal dalam rutinitas para milenial yang perlu di retas lalu disampaikan kepada publik, sehingga publik memahami bagaimana realisme sesungguhnya yang dikemas dalam sebuah teater.Malik&khalisa_Parade Teater Kampus_Berita Internal

Komponen IMAKA yang bergerak langsung dibidang seni, yaitu SASEKA, kembali lagi hadir mewarnai PTK kali  ini. Teater cawan Saseka menampilkan karyanya yang berjudul LoRonG karya Puthut Buchori, menceritakan bagaimana realisme ketidakadilan yang terjadi terhadap masyarakat yang kurang mampu. Dikisahkan seorang warga yang tinggal di gubuk sederhana sedang sakit parah namun tidak memiliki biaya yang cukup untuk berobat. Memberi pesan bahwa relisme yang terjadi adalah orang kaya akan selalu menambah kekayaannya dan orang kurang mampu akan semakin menurun kualitas kehidupannya.

Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa AKA, perwakilan masing-masing komponen IMAKA, dan masyarakat umum. Pada hari pementasan Teater Cawan SASEKA sukses menjual habis tiketnya sebanyak 300 tiket dimana 20 tiketnya berupa freepass.

“Semoga tetap ada Parade Teater Kampus dan diikuti oleh lebih banyak kantong-kantong yang ada di komunitas Keluarga Teater Kampus Bogor” harap Amalia selaku ketua pelaksana Teater Cawan SASEKA. (Mky/KRA)

Bagikan melalui:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

[+] kaskus emoticons